15.4.12

Catatan Sukses KASKUS

Dari dalam negeri pun tak mau kalah dengan Mark Zuckerberg. Dimulai pada tahun 1999, Andrew Darwis mendapat tugas kuliah membuat program free software dari kampusnya di Seattle University. Ia pun terinspirasi untuk membuat web yang menyediakan berita-berita tentang Indonesia.
Dengan modal $7 perbulan untuk menyewa hosting, Andrew mengembangkan web yang dinamainya Kaskus, singkatan dari Kasak Kusuk.

Ditemani oleh Ronald Stefanus dan Budi Darmawan, ia mengelola Kaskus. Karena mereka kesulitan mencari berita tentang Tanah Air, Kaskus menjadi ajang ngobrol anak-anak Indonesia yang sedang belajar di Amerika.

Tahun 2004, jumlah anggota kaskus semakin bertambah sehingga Andrew memutuskan untuk membeli server dengan cara mencicilnya. Dua tahun kemudian dari informasi Ken Dean Lawadinata, di Indonesia Kaskus sedang ramai digunakan.

Akhirnya pada tahun 2008, Andrew bersama Ken dan Danny Wirianto langsung serius menggarap web ini. Anggota Kaskus pun terus bertambah, kini mereka punya 120 server dan lebih dai dua juta Kaskuser yang tersebar di Indonesia maupun luar negeri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar