18.4.12

Walt Disney, Perintis Sejarah Animasi

"Semua mimpimu bisa menjadi kenyataan jika kamu mempunyai keberanian untuk mengejarnya" (Walt Disney).

Saat berumur 10 tahun, Walter Elias Disney atau lebih dikenal sebagai Walt Disney sudah bekerja sebagai pengantar koran. Ia harus bangun pagi-pagi sekali, pukul 03.00 dini hari, dan dengan tubuh yang menggigil kedinginan dia sudah harus mengantar koran ke rumah para pelanggan. Dia tidak berpendidikan, karena keluarganya sudah jatuh miskin dan tak ada biaya untuk itu. Ketika usianya mulai beranjak dewasa, Disney telah menemukan apa yang disenanginya dalam hidup ini, dan ia sudah memutuskan untuk bisa mencari penghasilan dari kesukaannya itu, menggambar kartun.

Keluarganya menentang, teman-temannya mencibir impiannya. Bagaimana mungkin kau bisa hidup dengan menggambar !? dan karena sedikit pengaruh dari mereka Walt Disney pun sempat berpikir kalau impiannya terlalu muluk..

Tapi Walt Disney memegang teguh impiannya dan mulai membangun ambisi dalam hidupnya. Dia terus mencari pekerjaan yang didambakannya, mencoba banyak lowongan kerja yang sekiranya bisa dia masuki. Tapi semuanya tanpa hasil. Walt Disney tak pantang menyerah, ia terus maju dengan impiannya. Ia terus gigih dan terus maju untuk mewujudkan cita-citanya. Karena kegigihannya inilah seorang pendeta kemudian terkesan dan menaruh simpati. Walt Disney kemudian diberi kesempatan untuk tinggal di gudang gereja dengan imbalan dia mau menggambar poster dan pengumuman untuk keperluan komunikasi gereja.

Walt Disney tinggal di gudang gereja itu dengan tikus-tikus gudang yang biasa berseliweran setiap hari. Sebagai seniman, dia dianggap sebagai orang aneh dan tak seorangpun memahaminya. Dia kesepian dan dalam kesepian itu dia kemudian bersahabat dengan 2 ekor tikus yang kemudian menjadi sahabat sejatinya. Tikus-tikus inilah yang kemudian setiap hari menemaninya, bahkan menghiburnya.

Untuk membalas budi baik kedua sahabatnya ini, Walt Disney kemudian membuat tokoh tikus tersebut menjadi gambar kartun anak-anak gereja. Dan ternyata tikus-tikus Walt Disney sangat digemari. Kelak kedua tikus tersebut akan menjadi tikus-tikus paling terkenal di dunia. Kamu pasti sudah mengenal mereka : Mickey Mouse dan Minny Mouse.

Ia begitu percaya pada kemampuannya, dan lebih dari itu, dia juga sangat yakin pada impiannya. Dan begitulah setelah melalui banyak perjuangan panjang yang nyaris membuatnya putus asa, Disney pun sampai pada anak tangga kesuksesannya. Gambar-gambar kartunnya telah begitu digemari. Dan ketika difilmkan, kartun-kartun itupun terbukti disukai orang sedunia.

Disney terus melaju. Disneyland, proyek terbesarnya, menjadi impian baru yang ia yakin dapat ia wujudkan. Meskipun banyak yang menentang impiannya ini, dan dengan begitu yakin mereka meyakinkan Disney bahwa ia akan gagal mewujudkannya, Disney tak peduli. Dia menggunakan seluruh hartanya untuk membangun Disneyland. Dan hari ini Disneyland telah dikunjungi ratusan orang dari seluruh dunia.

Ketika Walt Disney meninggal dunia pada tahun 1966, dunia hiburan kehilangan salah satu penciptanya yang paling besar. Sepanjang hidupnya dia telah menerima 900 tanda kehormatan, 32 Piala Oscar, 5 Piala Emmy, dan 5 gelar doctor honoris causa, serta dianggap sebagai perintis sejarah animasi dan salah seorang manusia terkaya di dunia. Dia telah mewujudkan impiannya jauh melebihi harapannya bahkan harapannya yang paling muluk sekalipun.

Saat ini perusahaan Walt Disney telah menjadi perusahaan raksasa dunia hiburan. Anak-anak di seluruh duniapun terhibur dengan kehadiran karya-karyanya. Menjelang akhir hayatnya, Walt Disney meninggalkan wasiat berupa pesan, "Semua mimpimu bisa menjadi kenyataan jika kamu mempunyai keberanian untuk mengejarnya"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar